Keamanan Digital

Autentikasi Adalah Kunci Pertama Keamanan Akun, Kenapa OTP SMS Saja Tidak Cukup

Ringkasan – Banyak orang merasa akunnya aman karena sudah memakai OTP, sampai nomornya diambil alih lewat SIM swap. Artikel ini membahas apa itu autentikasi, bedanya dengan otorisasi, tiga faktor autentikasi, kenapa OTP lewat SMS mulai dibatasi, dan aturan autentikasi yang berlaku di perbankan Indonesia.

Pagi itu sinyal ponsel Rina tiba-tiba hilang. Ia mengira gangguan biasa, sampai siangnya menerima email bahwa kata sandi mobile banking-nya diganti dan ada transfer keluar dalam jumlah besar. Seseorang berhasil membuat kartu SIM baru atas nomornya, lalu menerima semua kode OTP yang seharusnya hanya sampai ke tangan Rina. Padahal ia merasa sudah aman karena memakai OTP. Kasus seperti ini menunjukkan bahwa autentikasi adalah lapisan pertahanan yang paling sering disalahpahami.

Autentikasi Adalah Memastikan Anda Benar-Benar Anda

Tiga Faktor Autentikasi

Cara membuktikan identitas biasanya dikelompokkan menjadi tiga faktor, yaitu sesuatu yang Anda ketahui, sesuatu yang Anda miliki, dan sesuatu yang melekat pada diri Anda. Menggabungkan dua faktor atau lebih dari kelompok yang berbeda disebut multi-factor authentication atau MFA. Password ditambah OTP adalah contoh MFA, tapi kekuatannya bergantung pada seberapa sulit tiap faktor dicuri.

FaktorContohRisiko utama
Sesuatu yang diketahuiPassword, PIN, jawaban pertanyaan keamananDitebak, bocor, atau dipancing lewat phishing
Sesuatu yang dimilikiPonsel penerima OTP, aplikasi authenticator, security keySIM swap, SMS dicegat, perangkat dicuri
Sesuatu yang melekatSidik jari, wajah, suaraDitiru dengan foto atau deepfake tanpa liveness detection
Ringkasan tiga faktor autentikasi dan risikonya

Kenapa OTP SMS Mulai Dibatasi

Infografis pengertian autentikasi, perbedaannya dengan otorisasi, tiga faktor, pembatasan OTP SMS, dan aturan OJK. Penempatan: setelah tabel tiga faktor autentikasi.

Aturan Autentikasi di Perbankan Indonesia

Autentikasi Kuat Tidak Harus Merepotkan

Keberatan yang paling sering muncul adalah autentikasi berlapis bikin pengguna repot dan akhirnya meninggalkan aplikasi. Kekhawatiran itu masuk akal kalau setiap tindakan kecil diminta kode baru. Solusinya adalah menyesuaikan tingkat autentikasi dengan risikonya. Melihat saldo cukup dengan biometrik di ponsel, sedangkan transfer besar atau tanda tangan kontrak meminta faktor tambahan. Metode yang tahan phishing seperti aplikasi authenticator atau verifikasi wajah dengan liveness justru sering lebih cepat dari mengetik OTP, sekaligus jauh lebih sulit dibobol.

Masih Mengandalkan OTP SMS untuk Verifikasi?

Pastikan pengguna Anda benar-benar orang yang mereka akui sebelum mengakses atau menandatangani. Gunakan e-KYC dengan liveness detection dan tanda tangan elektronik tersertifikasi sekarang juga.

Konsultasi Gratis dengan Xignature

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Autentikasi adalah apa?

Autentikasi adalah proses memverifikasi identitas pengguna, proses, atau perangkat sebelum akses ke sistem atau data diberikan.

Apa bedanya autentikasi dan otorisasi?

Autentikasi memastikan siapa Anda, sedangkan otorisasi menentukan apa saja yang boleh Anda akses setelah identitas terverifikasi.

Apa saja faktor autentikasi?

Sesuatu yang diketahui seperti password, sesuatu yang dimiliki seperti ponsel atau security key, dan sesuatu yang melekat seperti sidik jari atau wajah.

Apa itu multi-factor authentication?

Metode autentikasi yang menggabungkan dua faktor atau lebih dari kelompok berbeda, misalnya password dan verifikasi wajah.

Apakah OTP SMS masih aman?

NIST SP 800-63B-4 menggolongkan OTP lewat SMS sebagai metode yang dibatasi karena rentan SIM swap dan penyadapan. Sebaiknya dilengkapi metode yang tahan phishing.

Apa aturan autentikasi untuk bank di Indonesia?

POJK 21/2023 mewajibkan bank menerapkan paling sedikit two factor authentication untuk verifikasi transaksi keuangan.

Referensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *