Teknologi

Blockchain Applications, Contoh Penerapan Blockchain di Luar Kripto

Ringkasan – Blockchain sering disamakan dengan Bitcoin, padahal penerapannya jauh lebih luas, dari Rupiah Digital sampai pelacakan rantai pasok. Artikel ini membahas contoh blockchain applications yang relevan di Indonesia, keterbatasan yang jarang dibahas, dan kenapa blockchain saja tidak otomatis membuat sebuah dokumen sah secara hukum.

Seorang HRD di perusahaan logistik curiga dengan ijazah salah satu pelamar. Cap dan tanda tangannya terlihat wajar, tapi format nomornya berbeda dari lulusan kampus yang sama. Di sebuah seminar ia mendengar bahwa blockchain bisa membuat dokumen mustahil dipalsukan, lalu bertanya ke tim IT apakah perusahaan sebaiknya mulai memakai blockchain. Jawaban tim IT ternyata tidak sesederhana ya atau tidak. Blockchain applications memang banyak, tapi tidak semua masalah dokumen selesai hanya dengan blockchain.

Blockchain Itu Buku Besar yang Sulit Diubah

Infografis contoh penerapan blockchain, keterbatasannya, Proyek Garuda, dan perbedaan blockchain dengan TTE Tersertifikasi. Penempatan: setelah heading "Keterbatasan yang Jarang Dibahas".

Contoh Blockchain Applications yang Sudah Berjalan

BidangContoh penerapanStatus di Indonesia
Aset kriptoJual beli dan penyimpanan aset digitalBerjalan, diawasi OJK
Mata uang digital bank sentralRupiah Digital untuk transaksi antarbankTahap uji coba Proyek Garuda
Rantai pasokMelacak asal dan perjalanan barangInisiatif swasta, belum ada standar nasional
Kekayaan intelektualBukti waktu dan kepemilikan karyaDidorong Kemenekraf, masih tahap wacana
Verifikasi dokumenMencatat sidik digital ijazah atau sertifikatInisiatif terbatas, kekuatan hukum tetap mengikuti UU ITE
Ringkasan penerapan blockchain, data per Oktober 2026 dari OJK, Bank Indonesia, dan AFTECH

Keterbatasan yang Jarang Dibahas

Blockchain Tidak Otomatis Membuat Dokumen Sah

📖 Baca Juga: PSrE Sah di Mata Hukum?

Butuh Dokumen Digital yang Bisa Dibuktikan Keasliannya?

Pastikan setiap dokumen punya penanda tangan yang terverifikasi dan isi yang terkunci. Mulailah gunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi yang sah dan diakui negara sekarang juga.

Konsultasi Gratis dengan Xignature

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja contoh blockchain applications?

Aset kripto, mata uang digital bank sentral seperti Rupiah Digital, pelacakan rantai pasok, pencatatan hak cipta, dan verifikasi dokumen.

Apakah blockchain sama dengan Bitcoin?

Tidak. Blockchain adalah teknologi buku besar terdistribusi, sedangkan Bitcoin adalah salah satu aset yang berjalan di atasnya.

Apa itu Proyek Garuda?

Eksplorasi Bank Indonesia untuk mata uang digital bank sentral bernama Rupiah Digital. Tahap pertamanya menguji dua platform berbasis distributed ledger technology.

Apa kelemahan blockchain?

Kecepatan transaksi terbatas, konsumsi energi tinggi pada proof of work, dan catatan yang sulit dihapus sehingga bisa berbenturan dengan aturan pelindungan data pribadi.

Apakah dokumen di blockchain otomatis sah secara hukum?

Tidak otomatis. Di Indonesia keabsahan tanda tangan pada dokumen elektronik mengikuti UU ITE dan PP 71/2019, termasuk penggunaan sertifikat dari PSrE.

Berapa jumlah pengguna kripto di Indonesia?

OJK mencatat 21,07 juta konsumen kripto dengan nilai transaksi Rp24,33 triliun pada Februari 2026.

Referensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *